Bagikan Artikel ini:
Anies Baswedan di Kuliah Perdana UII

Anies Baswedan saat mengisi kuliah umum di Auditorium Kahar Muzakir. (Foto: Alfin Fadhilah)

(SOLIDpress.co, Kampus Terpadu) Kuliah Perdana Mahasiswa Baru Angkatan 2016 Universitas Islam Indonesia (UII) resmi dibuka oleh Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc pada Kamis, 11 Agustus 2016 di Auditorium Kahar Muzakir. Pada Kuliah Perdana tahun ini, UII turut mengundang Anies Baswedan selaku mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.

Dalam presentasinya, Ilya Fadjar Maharika, Ir., MA., Dr-Ing., IAI selaku Wakil Rektor I mengungkapkan terdapat 4.201 mahasiswa baru dari total 27.297 pendaftar tahun ini. Dari 33 program studi (prodi) yang ada di UII, 16 di antaranya mengalami peningkatan jumlah pendaftar. UII juga menerima 14 mahasiswa asing secara full degree dari Thailand.

Dalam sambutannya, Harsoyo menyatakan tema Kuliah Perdana tahun ini adalah “Menjadi Pembelajar Sejati dan (Calon) Pemimpin Bernurani”. Tema ini didasarkan atas upaya UII secara sungguh-sungguh mendidik generasi muda, membekalinya dengan ilmu, dengan harapan dan tujuan dapat mencetak para pemimpin di masa yang akan datang.

Harsoyo juga mengungkapkan mahasiswa harus memiliki sikap kritis. “Artinya, jangan mengikuti atau mengerjakan sesuatu tanpa mengkajinya, atau mengetahui secara jelas,” ungkapnya.

Selain itu, Harsoyo juga menyinggung soal pentingnya mahasiswa untuk mengasah soft skill-nya. Ia menyarankan mahasiswa untuk turut aktif berlembaga sesuai dengan bakat dan minat untuk mengasah kemampuan berorganisasi.

Hal ini juga disampaikan oleh Anies Baswedan. Dalam kuliah umumnya, Anies mengatakan masa perkuliahan bukan lagi hanya sekadar belajar seperti saat di SMA dulu. “Ini adalah masa pengembangan diri. Anda harus jadi aktivis!” katanya. Apalagi, menurutnya, UII adalah kampus yang sangat kental dengan perjuangan. “Kalau di UII menjadi aktivis (adalah hal yang -red) normal, tapi di kampus lain, mungkin, anomali,” ujarnya.

Soal menjadi aktivis, Anies mengingatkan untuk tidak hanya menjadi aktif di luar kelas, tapi juga di dalam kelas. “Banyak yang gegap gempita di luar kelas, tapi sunyi senyap di dalam kelas. Jangan! Anda harus jadi aktivitas di luar kelas, berorganisasi, tapi juga berprestasi di dalam kelas,” pesan Anies.

Di ujung sambutannya, Harsoyo berharap UII mampu menjadikan mahasiswanya sebagai manusia yang rahmatan lil ‘alamin.

Bagikan Artikel ini: