Bagikan Artikel ini:
Mahasiswi baru duduk dipanggung karena tidak mendapatkan jatah kursi (Foto: Iqbal Ramadhan)

Mahasiswi baru duduk dipanggung karena tidak mendapatkan jatah kursi (Foto: Iqbal Ramadhan)

SOLIDpress.co, Kampus Terpadu UII – Kuliah Perdana Universitas Islam Indonesia (UII) 2015 resmi dibuka. Terlihat mahasiswa baru yang memakai pakaian hitam putih berselimut jas almamater UII memenuhi gedung Auditorium Abdul Kahar Mudzakir. Kegiatan yang dilaksanakan oleh rektorat ini memiliki tujuan untuk menyambut calon pemimpin bangsa dengan cara memotivasi bagaimana transformasi dari dunia SMA ke dunia perkuliahan dan menjadi seorang mahasiswa.

Muatan-muatan yang disampaikan pada saat kuliah perdana 2015 ini adalah untuk memberikan motivasi terhadap mahasiswa baru dengan menunjukkan mahasiswa UII yang berprestasi. “Ini loh nak, kakak tingkatmu berprestasi,”  ujar Arif Rahman selaku ketua panitia kuliah perdana tahun 2015 yang juga menjabat sebagai direktur Divisi Akademik UII.

Pun perubahan konsep acara kuliah perdana ini dirancang sedemikian rupa agar menarik mahasiswa baru dan tidak membuat bosan. Perubahannya adalah dengan mendatangkan seorang motivator alumni UII yang memberikan pengalaman bagaimana metode pembelajaran yang sukses. Alhasil, menurut Arif perbedaan antusiasme mahasiswa tahun 2015 meningkat ketimbang dari kuliah perdana tahun lalu. “Alhamdulillah, banyak yang masih antusias mengikuti kuliah perdana ini. Kalo tahun lalu baru sebentar udah pada jalan,” tuturnya.

Namun masih ada mahasiswa yang tidak antusias dan tidak fokus. Tim SOLID mendapati seorang mahasiswi yang meninggalkan lokasi kuliah perdana pada saat acara masih berlangsung. Bagi Lodya Astagina, mahasiswi baru Fakultas Psikologi dan Sosial Budaya (FPSB) acara kuliah perdana ini menarik, namun seiring berjalannya waktu menjadi membosankan. Hal tersebut karena ia tidak mendapatkan tempat duduk. “Katanya muridnya ada 5386. Harusnya kan kursinya disesuaikan,” katanya ketika ditemui oleh Tim SOLID.

Arif Rahman selaku ketua panitia menuturkan bahwa panitia sudah menyiapkan sekitar 5200 kursi yang ternyata masih kurang. Dari pihak panitia pun meminta maaf kepada mahasiswa baru karena tidak bisa memanfaatkan ruangan di sekitar Auditorium. “Ini menjadi bahan evaluasi kami,” tutup Arif.

(Bowin Yulianti)

Reportase bersama Mufli Muthaher

Bagikan Artikel ini: